Tampilkan postingan dengan label ngutip dari google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ngutip dari google. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Agustus 2012

One Direction~One Thing

I've tried playing it cool
Tlah kucoba untuk tetap tenang
But when I'm looking at you
Namun saat kutatap dirimu
I can't ever be brave
Aku tak berani
'Cause you make my heart race
Karena kau membuat jantungku berdegup kencang

Shot me out of the sky
(Kau) lempar aku
You're my kryptonite
Bagiku kau bak kriptonit
You keep making me weak
Kau terus membuatku lemah
Yeah, frozen and can't breathe
Yeah, beku dan tak bisa bernafas

Somethings gotta give now
Semua ini harus diakhiri
'Cause I'm dying just to make you see
Karena tlah mati-matian aku berusaha memberitahumu
That I need you here with me now
Bahwa aku butuh dirimu di sini sekarang juga
'Cause you've got that
one thing
Karena kau miliki satu hal itu

So get out, get out, get out of my head
Maka keluarlah, keluar dari kepalaku
And fall into my arms instead
Dan jatuhlah ke dalam dekapanku
I don't, I don't, don't know what it is
Aku tak tahu apa ini
But I need that one thing
Namun aku butuh satu hal itu
And you've got that one thing
Dan kau miliki satu hal itu

Now I'm climbing the walls
Kini kupanjat dinding
But you don't notice at all
Namun sama sekali tak kau perhatikan
That I'm going out of my mind
Bahwa aku mulai gila
All day and all night
Tiap hari dan tiap malam

oh whoa, oh whoa, oh whoa
You've got that one thing
Kau miliki satu hal itu

So get out, get out, get out of my head
Maka keluarlah, keluar dari kepalaku
And fall into my arms instead
Dan jatuhlah ke dalam dekapanku

So Get out, get out, get out of my mind
Maka keluarlah, keluar dari pikiranku
And come on, come into my life
Dan datanglah, datanglah ke dalam hidupku
I don't, I don't, don't know what it is
Aku tak tahu apa ini
But
I need that one thing
Namun aku butuh satu hal itu
And you've got that
one thing
Dan kau miliki satu hal itu

Jumat, 02 Maret 2012

3 Idiots *wow! all is well :D

   SEBENARNYA film Bollywood ini sudah tayang di Blitz Megaplex sejak Desember silam. Tapi waktu itu layar bioskop masih dipenuhi histeria film Avatar. Sementara 3 Idiots tayang di Indonesia tanpa promosi heboh, waktu tayangnya pun relatif singkat. Awal Januari, 3 Idiots hanya diputar di Blitz Mall of Indonesia, sedangkan Blitz Grand Indonesia dan Pacific Place sudah tak menayangkan lagi.
Nah, saat itu demam 3 Idiots justru tengah heboh-hebohnya. Promosinya justru dari mulut ke mulut, juga lewat situs jejaring sosial Twitter. Kalau hanya artis Riza Shahab yang mempromosikan mungkin tak mengherankan, berhubung pemain sinetron Shafa & Marwah ini dikenal sebagai pemuja film Bollywood.
Tapi begitu hampir semua artis pemilik akun Twitter mulai membahas film ini, rasa penasaran makin membuncah.
Kisah inspiratif berdurasi 164 menit ini memang membuat mata dunia terbelalak. 3 Idiots diganjar predikat film bollywood terlaris sepanjang masa! Prestasi tersebut diraih setelah menyingkirkan Ghajini, film yang juga dibintangi Aamir Khan Desember 2008 lalu.
Yang menakjubkan, 3 Idiots juga mencetak rekor fantastis di minggu pertamanya. Bayangkan saja, dalam waktu empat hari usai resmi dirilis ke pasaran sejak  25 Desember, film disebar ke 40 negara ini berhasil mengantongi 1 miliar rupee (lebih dari 200 miliar rupiah)!
“Kami merasa bangga bisa mendistribusikan 3 Idiots. Jumlah itu sangat fenomenal dan kami yakin bisa terus bertambah di minggu-minggu mendatang,” ujar Amit Khana, presiden distributor film Reliance Big Entertainment.
Tak hanya di India, 3 Idiots pun berjaya di mancanegara. “Kami dapat kabar di Australia banyak bioskop yang mengurangi jumlah studio penayang Avatar dan menambah 3 Idiots,” terang Vidhu Vinod Chopra, sang produser.
Derasnya aliran penonton di Negeri Kanguru itu  membuat 3 Idiots resmi dinobatkan sebagai film Bollywood terlaris di sana. Prestasi serupa dicetak di beberapa negara lain yang bahkan dalam benak Anda tak terpikir masyarakatnya pecinta film India. Mulai dari Pakistan, Afrika Selatan, Fiji, Kenya, dan Amerika Serikat.
Bahkan di Amerika Serikat, sampai awal Februari, dari hasil pemutaran di  sekitar 120 bioskop,  3 Idiots mengumpulkan 6,5 juta dollar Amerika. Prestasi itu sangat mencengangkan.
Sebelumnya bahkan tak ada film India yang sanggup meraih angka pemasukan 4 juta di Negeri Paman Sam itu. Dengan meraih posisi puncak box office, jutaan mata makin lupa keberadaan Avatar dan jatuh hati dengan 3 Idiots.
“Tak pernah ada yang menyangka ada film India selaris ini di sini. Kalaupun sukses, masyarakat hanya menduga kisaran 3-4 juta dollar,” tutur Shariq Hamid, pemilik empat gedung bioskop di Texas.
Angka-angka yang kami sebutkan di atas masih sangat mungkin terus melesat (angka terakhir berkisar di 3,15 miliar rupee (hampir 700 miliar rupiah) -- sudah jauh melampaui Ghajini yang “hanya” 2,5 miliar rupee). Pasalnya, di beberapa negara 3 Idiots termasuk film yang lambat panas, termasuk di Indonesia. Maklum sebagian masyarakatnya masih menggemari film-film seperti Suster Keramas dan sebagainya.

Kamis, 02 Februari 2012

Kenapa Orang Bisa Membenci Kita ?

                
           Kadang hidup ini lucu, orang yang tadinya baik-baik kepada kita, tiba-tiba menjadi benci kepada kita. Orang yang selalu baik-baik dikala di depan kita, ternyata dibelakang kita menghina atau menjelek-jelekan kita habis-habisan. Kenapa orang bisa berlaku seperti itu, apakah mereka tidak punya hati, apakah mereka tidak bisa bicara jujur, ataukah mereka memang ada niat yang jelek terhadap diri kita?
           Biasanya orang yang tidak bisa menahan emosi dan hanya bisa berani bicara di belakang, tandanya mereka lebih senang menusuk dari belakang. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati apabila menghadapi orang seperti itu, karena adakalanya mereka bicara didepan kita manis, tetapi dibelakang kita malah menjelek-jelekan kita.
Hal ini bisa terjadi karena ini merupakan hal yang terpatri sejak masih di keluarga. Ketika mereka ada di dalam keluarga, mereka dididik untuk saling menghargai dan mengungkapkan pendapat secara terbuka dan jujur dengan pengungkapan yang baik, biasanya setelah dewasa hal ini akan terbawa menjadi baik.
Lainnya halnya apabila, sejak masih di dalam keluarga mereka tidak di didik dengan baik, tidak dididik bagaimana menghargai orang lain baik yang lebih tua, yang seumur atau yang lebih muda sekalipun. Tentunya ini akan berdampak, pada saat mereka menginjak dewasa atau dewasa, perasaan seperti ini akan ada, dan mungkin akan jadi faktor utama sebagai pembentuk sifat atau kepribadian kita.
            Kalau dulu, menurut para orang tua, bahwa ketika jaman tahun 50-an sampai dengan tahun 60-an, sewaktu di sekolah dulu mereka diajarkan yang namanya pendidikan budi pekerti. Tetapi setelah tahun 70-an sampai dengan sekarang pelajaran pendidikan budi pekerti tersebut dihilangkan dari kurikulum sekolah. Pada saat ini, para orang tua hanya mengandalkan kemampuan mereka sendiri dalam memberikan pemahaman tentang budi perketi kepada anak-anaknya.
            Mungkin itu bisa menjadi salah satu alasan, mengapa kadang-kadang orang tanpa alasan menjadi serta merta benci terhadap orang lain. Kadang kita sendiri tidak mengerti kenapa hal tersebut bisa terjadi. Apabila pernah mengikuti pendidikan budi pekerti atau mengerti apa itu budi pekerti, paling tidak kita diajarkan untuk saling hormat menghormati dan saling menghargai antar sesama.
            Menurut ilmu psikologi kepribadian, membagi pikiran menjadi tiga bagian, yaitu pertama conscious mind (pikiran sadar), subconciuous mind (pikiran bawah sadar), unconscious mind (kondisi tidak sadar). Pikiran conscious mind adalah pikiran sadar kita, seperti pada saat kita melakukan aktifitas harian, sedangkan subconciuous mind adalah pikiran bawah sadar kita, yang mempengaruhi tingkah laku dan pengalaman kita, seperti rasa sakit, kecewa atau konflik, sedangkan unconscious mind adalah pikiran tidak sadar kita.
            Sekarang pertanyaannya kenapa orang bisa tiba-tiba benci kepada orang lain ? Secara ilmu psikologi, hal ini terjadi dari pikiran sadar kita yang menyerap atau menerima respon yang masuk kedalam otak, kemudian lambat laun tertanan dalam syaraf-syarat pikiran kita dan akhirnya sampai masuk kedalam pikiran bahwa sadar. Pikiran kita pada akhirnya sedikit demi sedikit terkontaminasi oleh perasaan tersebut.
Bagi sebagian orang yang mempunyai pikiran positif dalam diri mereka, kemungkinan kecil mereka akan terkena pikiran negatif, sehingga kemungkinan kecil mereka akan mempunyai penyakit hati. Tetapi bagi mereka yang dalam kesehariannya selalu berpikir negatif, maka kemungkinan besar hati dan pikiran mereka juga menjadi negatif pula.
Dilain pihak, apabila ada orang yang benci kepada kita, tentunya kita harus melakukan instrospeksi. Sehingga pada akhirnya kita dapat mengetahui hal yang sebenarnya mengapa mereka benci pada diri kita, dan pada akhirnya kita dapat melakukan perbaikan diri.
            Sangatlah susah untuk mengukur sedalam apa hati manusia, apa yang mereka pikirkan dan apa yang mereka inginkan. Menurut salah satu peribahasa berbunyi bahwa dalam lautan dapat diukur, dalam hati siapa tahu. Hingga saat ini memang belum ada alat yang dapat mengukur sejauh apa hati dan pikiran seseorang, apa yang ada dalam pikiran seseorang dan apa yang diinginkannya, karena rambut boleh sama hitam, tetapi hati siapa tahu.
            Ada kalanya orang yang benci terhadap kita, pada akhirnya berkomplot untuk membuat tudingan atau tuduhan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Apalagi ada orang yang tidak mempunyai prinsip kebenaran, maka jika mereka diajak bicara mereka bisa dengan mudah terbawa ikut-ikutan. Hal ini terjadi sebagai akibat dari adanya masalah pribadi atau benci karena masalah pribadi terhadap diri kita.
Memang kalau dilihat dari sisi orang yang benci terhadap kita, mungkin mereka akan selalu berpikiran terbalik dengan apa yang kita pikirkan atau yang kita inginkan. Tetapi satu hal yang harus kita ingat bahwa, kadang orang benci terhadap kita bisa menjalar atau menjadi hal yang besar bagi diri kita. Untuk itu dalam menghadapi hal seperti itu, apabila kita sebagai korban tentu harus mawas diri, dan harus mencari solusi bagaimana keluar dari masalah yang sedang dihadapi.
            Kita janganlah terbawa emosi terhadap orang-orang yang benci kepada kita, karena dengan kita emosi mungkin inilah yang mereka inginkan. Mereka ingin melihat kita emosi dan akhirnya kita lepas kontrol akan situasi yang ada, dan tentunya ini akan membuat mereka menjadi senang. Untuk itu, kita haruslah bijak menghadapi orang yang benci terhadap kita, dan janganlah kita terbawa arus dengan pola pikir dan pola permainan mereka. :)